Combiendetemps News Combiendetemps News
/home / ekonomi / Pertumbuhan Lapangan Kerja AS...
EKONOMI

Pertumbuhan Lapangan Kerja AS Melambat Tajam pada Juni 2026

Grafik penurunan tajam pertumbuhan lapangan kerja nonfarm payrolls di Amerika Serikat Juni 2026

Grafik penurunan tajam pertumbuhan lapangan kerja nonfarm payrolls di Amerika Serikat Juni 2026

Pasar tenaga kerja Amerika Serikat kehilangan momentum secara drastis saat memasuki musim panas. Menurut laporan terbaru dari Bureau of Labor Statistics pada hari Kamis, penciptaan lapangan kerja baru di negara tersebut mengalami penurunan yang sangat signifikan dan berada di bawah perkiraan para analis.

Berdasarkan data resmi, nonfarm payrolls atau jumlah tenaga kerja di luar sektor pertanian untuk bulan Juni hanya meningkat sebanyak 57.000 setelah disesuaikan secara musiman. Angka ini menunjukkan perlambatan yang jauh lebih lesu dibandingkan dengan bulan Mei yang direvisi turun menjadi 129.000. Capaian ini juga jauh lebih buruk dari perkiraan konsensus Dow Jones yang memproyeksikan pertumbuhan sebesar 115.000 lapangan kerja.

Kendati terjadi penurunan tajam dalam perekrutan tenaga kerja baru, tingkat pengangguran di Amerika Serikat justru mencatatkan sedikit penurunan ke angka 4,2 persen. Angka pengangguran tersebut relatif stabil dan hanya berjarak tipis dari posisi 4,1 persen yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu. Situasi ini mencerminkan dinamika baru yang menantang bagi lanskap ekonomi paman sam di tengah ketidakpastian global.

// TOPICS
#amerika_serikat #ekonomi_global #tenaga_kerja #pengangguran #pasar_modal #dow_jones
Jurnalis Senior - Spesialis Politik & Ekonomi Nasional

Agus Salim Maulana adalah jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 15 tahun meliput dinamika politik dan ekonomi Indonesia. Keahliannya dalam menganalisis kebijakan pemerintah, isu legislatif, dan tren ekonomi makro menjadikannya rujukan utama bagi pembaca yang haus akan informasi akurat dan mendalam. Telah meliput berbagai peristiwa penting seperti pemilu, sidang kabinet, konferensi ekonomi internasional, dan wawancara eksklusif dengan tokoh-tokoh kunci nasional.