Lelaki tua itu belum pernah menghadapi Inggris. Lionel Messi telah memenangkan segalanya, termasuk trofi Copa America dan Piala Dunia di Qatar. Dia mencetak 125 gol dalam 200 pertandingan untuk negaranya. Namun, dia tidak pernah berdiri di lapangan yang sama melawan Tiga Singa. Rabu nanti, di Stadion Atlanta, sejarah baru akan ditulis.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan pertandingan masa lalu, Argentina dan Inggris terakhir kali bertemu pada November 2005. Saat itu Inggris menang 3-2 di Swiss. Messi yang masih muda terpaksa absen karena skorsing kartu merah pada laga debutnya. Dua dekade berlalu, dan takdir mempertemukan mereka kembali di babak yang menentukan.
Menurut wawancara Messi dengan ESPN Argentina setelah menumbangkan Swiss 3-1, sang kapten mengakui besarnya laga ini. "Semua yang saya tahu tentang Argentina melawan Inggris adalah dari video lama. Namun kelompok ini terbiasa bertarung tanpa peduli siapa lawannya. Menghadapi Inggris itu istimewa karena mereka adalah kekuatan besar," kata Messi.
Pertandingan semifinal ini menjadi pembuktian taktik bagi Thomas Tuchel yang kini menangani Inggris. Messi menegaskan bahwa bertanding melawan tim raksasa selalu memicu adrenalin yang berbeda. Baginya, ini adalah ujian terakhir yang belum pernah dia rasakan di panggung internasional.
Melalui pesan singkat di media sosial Instagram miliknya, Messi mengirimkan peringatan keras kepada lawan. Dia menulis bahwa pasukannya sempat menderita di lapangan, namun mereka tidak akan pernah berhenti percaya. Mereka telah berada di empat besar dunia dan siap bertempur habis-habisan sampai akhir.