Piala Dunia 2026 Folarin Balogun Donald Trump

Intervensi Trump Bikin FIFA Batalkan Sanksi Kartu Merah Balogun

Indonesia-Vietnam 2026-07-06 Piala Dunia 2026

Langkah FIFA menangguhkan kartu merah Folarin Balogun demi laga kontra Belgia memicu kecaman luas karena dinilai tunduk pada intervensi politik Donald Trump.

Penyerang timnas Amerika Serikat Folarin Balogun saat berlaga di Piala Dunia 2026.

Penyerang timnas Amerika Serikat Folarin Balogun saat berlaga di Piala Dunia 2026.

Campur Tangan Donald Trump dan Gugatan Integritas di Piala Dunia 2026

Langkah mengejutkan terjadi di panggung Piala Dunia 2026 setelah FIFA memutuskan untuk menangguhkan sanksi kartu merah bintang timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Keputusan ini diambil tepat sebelum laga krusial babak 16 besar melawan Belgia, pasca adanya komunikasi langsung antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino. Sontak, pelonggaran aturan demi sang tuan rumah ini langsung memantik badai protes dari berbagai penjuru dunia sepak bola.

Balogun sebelumnya diganjar kartu merah langsung saat melawan Bosnia-Herzegovina akibat pelanggaran keras setelah ditinjau lewat VAR. Sesuai regulasi standar turnamen, penyerang AS tersebut seharusnya otomatis dilarang bertanding dalam satu laga berikutnya. Namun, FIFA memilih menggunakan celah pada Pasal 27 Kode Disiplin untuk memberikan masa percobaan kepada sang pemain, sebuah keputusan yang tercatat sebagai pembatalan sanksi kartu merah pertama di Piala Dunia sejak tahun 1962.

Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) bersama UEFA mengecam keras keputusan ini dan menyebutnya sebagai preseden buruk yang merusak asas keadilan olahraga. Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter bahkan ikut angkat bicara lewat media sosial dengan menegaskan bahwa hukuman kartu merah tidak sepatutnya bisa dianulir hanya lewat panggilan telepon politik. Di sisi lain, pelatih AS Mauricio Pochettino justru membela langkah tersebut dan menilai kartu merah untuk Balogun sejak awal adalah sebuah kekeliruan.

Kritik tajam juga datang dari sejumlah pelatih elite dunia seperti Thomas Tuchel dan Stale Solbakken yang mempertanyakan kejelasan standar penegakan hukum FIFA ke depan. Sementara itu, pihak Belgia menuduh FIFA sengaja mempersulit proses banding mereka dengan memangkas tenggat waktu penjelasan hingga beberapa jam sebelum laga dimulai. Persoalan ini dipastikan bakal terus membayangi jalannya sisa turnamen terlepas dari apa pun hasil akhir di lapangan nanti.

Piala Dunia 2026 Folarin Balogun Donald Trump FIFA Sepak Bola Kontroversi
N

Hidayat Hamzah

Jurnalis Politik Senior - Indonesia-Vietnam

Wartawan senior dengan pengalaman meliput dinamika politik di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Menyajikan analisis mendalam tentang kebijakan publik, hubungan bilateral, dan isu strategis nasional.