Seorang hakim di Wilayah San Mateo, California, Amerika Serikat, mengambil keputusan besar pada hari Senin. Hakim membatalkan tuntutan percobaan pembunuhan tingkat pertama terhadap Dharmesh Patel. Pria berusia 45 tahun itu adalah seorang dokter radiologi asal Pasadena yang dituduh sengaja menjatuhkan mobilnya ke tebing terjal bersama anak dan istrinya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Keputusan ini diambil setelah laporan tim dokter menunjukkan perkembangan positif bagi sang terdakwa. Menurut laporan FOX San Francisco, Patel dinilai telah menjalani program pemulihan kesehatan mental dengan sangat baik. Sebelumnya, pada Juli 2024, pengadilan memerintahkan Patel mengikuti program diversi kesehatan mental selama dua tahun di rumah orang tuanya di Belmont dengan pengawasan GPS ketat.
Tragedi kelam itu bermula pada Januari 2023. Berdasarkan catatan kepolisian, Patel sedang mengemudikan sedan Tesla miliknya di Pacific Coast Highway. Kendaraan itu mendadak meluncur jatuh dari tebing Devil's Slide di Pacifica, terjun bebas sejauh 300 kaki atau sekitar 90 meter ke dasar jurang. Petugas penyelamat harus memotong badan mobil untuk mengevakuasi istri Patel yang berusia 41 tahun, anak perempuannya yang berusia 7 tahun, dan anak lak-lakinya yang berusia 4 tahun. Ajaibnya, seluruh anggota keluarga selamat dari maut.
Menurut pembelaan kuasa hukumnya di persidangan tahun 2024, Patel bertindak di bawah kendali delusi yang hebat. Sang dokter dihantui ketakutan akibat perang di Ukraina dan krisis fentanyl yang merajalela di Amerika Serikat. Seorang psikolog yang memeriksa Patel menyatakan bahwa delusi terbesar sang ayah adalah ketakutan ekstrem bahwa anak-anaknya akan diculik dan dilecehkan, sebuah kecemasan yang entah bagaimana terhubung dengan kasus Jeffrey Epstein.
Sesaat setelah kecelakaan mengerikan itu terjadi, sang istri, Neha, sempat memberikan kesaksian penting kepada petugas. Menurut dokumen pengadilan, Neha menyatakan bahwa suaminya sengaja melakukan tindakan tersebut dan sangat membutuhkan evaluasi psikologis. "Dia bilang dia akan mengemudikan mobil ini keluar dari tebing," ujar Neha saat itu mengenang momen sebelum benturan terjadi.
Keputusan hakim menuai kekecewaan mendalam dari pihak penuntut umum. Jaksa Wilayah San Mateo, Steve Wagstaffe, yang sejak awal menentang penempatan Patel dalam program diversi, mengkritik keras pembatalan kasus ini. Berdasarkan pernyataannya kepada Mercury News, Wagstaffe menegaskan bahwa sang dokter telah mendapatkan sebuah keberuntungan terbesar dalam hidupnya dari sistem peradilan.
Sesaat setelah ketukan palu hakim bergema dan persidangan dinyatakan selesai, atmosfer ketegangan di ruang sidang mencair. Menurut laporan jurnalis di lapangan, Patel langsung memeluk erat istrinya dengan penuh emosi. Pasangan suami istri tersebut kemudian melangkah keluar meninggalkan gedung pengadilan bersama-sama untuk memulai babak baru hidup mereka.