Strategi Pemulihan Cepat Jaringan Energi Menghadapi Cuaca Ekstrem
Latihan taktis yang berlokasi di dekat jalur transmisi 500kV Pleiku-Dak Nong dan 220kV Buon Kuop-Krong Buk ini merupakan agenda tahunan. Langkah ini krusial guna meningkatkan kesiapsiagaan sistem kelistrikan nasional dalam merespons potensi kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem yang kian sulit diprediksi.
Fokus utama dalam simulasi kali ini adalah praktik pemasangan menara darurat KEMA/ERS secara cepat untuk menggantikan fungsi menara utama jika terjadi tanah longsor atau kerusakan fatal. Tim teknis di lapangan menguji ketahanan fisik dan koordinasi dalam membentangkan kabel transmisi sepanjang 1 kilometer lengkap dengan pemasangan isolator tegangan tinggi.
Read Also
Wakil Direktur Perusahaan Transmisi Listrik 3, Ho Cong, menegaskan bahwa kecepatan pemulihan sistem adalah harga mati demi menjaga stabilitas pertahanan dan ekonomi. "Kami menuntut setiap tim untuk bergerak lebih dalam, lebih teliti, lebih cepat, dan tetap mengutamakan keselamatan kerja di tengah situasi darurat yang disimulasikan semirip mungkin dengan realitas," ujarnya.
Selain penanganan fisik pada infrastruktur kabel, perusahaan kini mulai mengintegrasikan teknologi drone (UAV) dan kecerdasan digital untuk memantau titik rawan secara preventif dari jarak jauh sebelum musim penghujan tiba. Skema ini dilengkapi dengan pelatihan penyelamatan kru dari sengatan listrik serta pertolongan pertama pada kecelakaan kerja di medan yang sulit.