Pertahanan Solid Paraguay Redam Agresivitas Les Bleus di Philadelphia
Pertandingan hidup-mati di babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Paraguay dengan Prancis di Philadelphia Stadium berlangsung sengit sejak menit awal. Meski di atas kertas tim ayam jantan lebih diunggulkan, ketangguhan barisan belakang wakil Amerika Selatan tersebut sukses memaksakan skor kacamata hingga turun minum.
Kylian Mbappe dan kawan-kawan sebenarnya tampil sangat dominan dengan mengurung area permainan lawan, namun mereka selalu membentur tembok kokoh yang digalang Gustavo Gomez dkk. Alur serangan Prancis berulang kali patah di sepertiga akhir lapangan dan hanya membuahkan serangkaian sepak pojok yang gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Read Also
Peluang terbaik skuad asuhan Didier Deschamps sempat lahir dari kaki Jules Kounde yang memanfaatkan situasi bola mati, tetapi arah tembakannya masih terlalu lemah dan mendarat tepat di pelukan kiper Orlando Gill. Frustrasi karena gagal menembus kotak penalti, Manu Kone dan Adrien Rabiot mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh yang sayangnya masih melambung tipis.
Dalam laga krusial ini, Prancis menurunkan kekuatan penuh termasuk menurunkan William Saliba, Dayot Upamecano, dan Michael Olise untuk menyokong lini serang. Sementara itu, Paraguay mengandalkan skema serangan balik cepat melalui bintang muda mereka, Julio Enciso, guna mengincar celah di lini pertahanan Prancis yang kerap ditinggal maju menyerang.